Tumbal Negara

06.20
Kalo kita membanding beberapa kasus yang terjadi di Indonesia terkait masalah SARA, yaitu masalah yang sumber penyebabnya adanya perbedaan keyakinan atau lebih konkritnya agama kita bisa dengan sangat gamblang dan lugas untuk mencermati dan memahami bagaimana respon yang diberikan oleh Penguasa negara ini, ada keberpihakan tanpa batas diberikan oleh mereka dengan tanpa ada rasa malu walaupun menampakkan dengan jelas sebuah standar ganda yang seharusnya kalau mereka mau hati-hati tentu tidak mengambil keputusan dengan cara seperti itu.
Tumbal Negara

Bukankah standar ganda hampir saja selalu memicu sebuah masalah baru pada berbagai masalah yang melanda berbagai hal di tempat manapun, namun inilah rasanya yang terjadi di negeri ini.
Jika kita melihat kasus yang terjadi antara umat Islam VS umat kristen atau hampir semua non-muslim termasuk hindu, kalau kita mau mencermati sedikit lebih teliti saja, kita akan menemukan bahwa bagaimanapun bentuk dan berbagai kerumitan yang terjadi kesimpulan yang diambil pemerintah adalah umat Islam berada di pihak yang salah, selalu saja begitu, bahkan wong ndeso seng geweane ngaret juga akan tahu kalu mau sedikit teliti memahami berita bahwa penguasa itu selalu saja menyalahkan umat Islam dalam setiap masalah yang terjadi.
Padahal kalo kita mau menengok realita sejarah bangsa, kita akan menggaruk2 kepala jika pengen menemukan sosok pejuang yang agamanya bukan Islam.
Inilah yang saya sebut Tumbal negara. Rasanya, kita, dan seluruh leluhur kita hanya dijadikan tumbal untuk berdirinya sebuah negara Rimba bernama Indonesia, setelah negar ini terbentuk terlihat banget sang penguasa dengan serta merta jika memungkinkan pengen menyingkirkan umat Mulia ini agar menjauh dan meninggalkan negara Rimba ini, dan sama sekali tidak memberi tempat untuk menikmati hasil jerih payah dan pengorbanan yang telah ditunjukkan kepada hampir seluruh penghuni Bumi.
Tumbal yang berserakan, hufff, naseb!

Share this :

Previous
Next Post »
0 Komentar

Penulisan markup di komentar
  • Silakan tinggalkan komentar sesuai topik. Komentar yang menyertakan link aktif, iklan, atau sejenisnya akan dihapus.
  • Untuk menyisipkan kode gunakan <i rel="code"> kode yang akan disisipkan </i>
  • Untuk menyisipkan kode panjang gunakan <i rel="pre"> kode yang akan disisipkan </i>
  • Untuk menyisipkan quote gunakan <i rel="quote"> catatan anda </i>
  • Untuk menyisipkan gambar gunakan <i rel="image"> URL gambar </i>
  • Untuk menyisipkan video gunakan [iframe] URL embed video [/iframe]
  • Kemudian parse kode tersebut pada kotak di bawah ini
  • © 2015 Simple SEO ✔